Open/Close Menu Jual suplemen gym fitnes terbaik dan terpercaya

suplemenstore.com – Segala bentuk program latihan serta tantangan yang diberikan oleh pelatih fitness kepada praktisi fitness pemula pastinya berbeda, dan tekhnik merupakan salah satunya. Karena tingkat kesulitannya yang berbeda, tentunya beberapa tekhnik tersebut tidak boleh dilakukan untuk pemula. Namun, ternyata ada beberapan tekhnik tingkat lanjut yang boleh dilakukan oleh pemula. Jadi Anda tak perlu menunggu lebih lama lagi untuk melakukan tekhnik tersebut. Berikut tekhniknya:

 

1. Tekhnik Paused Reps

Salah satu tekhnik angkat beban ini merupakan tekhnik dasar yang dilakukan oleh praktisi tingkat lanjut guna mengalahkan titik lemahnya. Cara jitu untuk meningkatkan kekuatan dan hipertrofi yang mudah tercapai ini bisa Anda lakukan dengan mencapai dasar dari rentang gerak, memaksimalkan kontraksi atau menghilangkan momentum. Lantas apa manfaat tekhnik ini untuk pemula? Jika Anda menggunakan beban yang mampu di atur selama rep, pause rep akan bisa meningkatkan sedikit kemanan serta gerakan Anda.

Lebih dari itu, dengan Anda tidak dapat memanfaatkan momentum maka bentuk dan kekuatan angkatan Anda akan lebih nyata. Rata-rata semua gerakan bisa menggunakan tekhnik paused rep. Anda bisa menggunakan tekhnik ini dengan gerakan lain seperti pull-up, pull down dan squat. Anda hanya cukup memanfaatkan 80% beban dari biasanya.

 

2. Eccentric Reps atau Forced Eccentric

Kedua tekhnik ini mempunyai pola yang sama walaupun tujuannya berbeda-beda. Terdapat 2 manfaat dalam memaksimalkan fase menurunkan beban atau komponen eksentrik ini. Pertama, tekhnik ini mampu membuat otot Anda berada dalam tekanan lebih lama, yang berarti volume dan kapasitas kerja yang diberikan otot Anda lebih besar pada setiap set dan repnya. Kedua, cara ini mampu menyasar otot terkuat Anda.

Serat otot ini akan bisa diaktifkan melalui mengangkat berat benda. Namun, kerap kali otot ini mampu dieksploitasi hanya pada proses konsentrik yang membuat kita sering sekali lupa bahwa sebenarnya terdapat area lain yang harus diperhatikan. Contohnya, anggaplah Anda mampu mengangkat beban seberat 100kg  sebanyak 10 rep pada saat bench press. Spotter pasti menganggap bahwa Anda gagal melakukan rep ke-11 dan yang lainnya pasti beranggapan bahwa Anda failure.

Namun faktnya adalah hal tersebut merupakan concentric failure.  Spotter Anda akan memberikan bantuan agar Anda bisa mengangkat beban sampai puncak gerakan dan Anda harus percaya bahwa Anda mampu melakukan 1-2 rep tambahan dalam bentuk fase eksentrik secara lambat. Anda akan memberi lebih banyak hipertrofi dan kekuatan dengan mengontrol beban berat walaupun dalam fase menurun. Jadi, akan lebih baik jika Anda melakukan fase konsentrik sesekali serta fokus pada 3-4 detik eccentric rep.

 

3. Tekhnik Pra-kelelahan

Terkadang otot paling kuat Anda akan aktif pada saat otot Anda menyasar ke yang lain, oleh karena itu tekhnik ini muncul. Dengan melatih otot tersebut di awal latihan, maka akan mampu menjaga otot-otot Anda tidak menghalagi otot yang lainnya ketika akan Anda latih. Hal ini menyerupai metode pendekatan dengan meregangkan otot antagonis. Contohnya saja, ketika meregangkan triset  sebelum melakukan latihan bisep. Anda akan dapat melatih otot sasaran tanpa interupsi dari otot disekitarnya dengan membuat otot antagonis lebih dulu.

 

Baca Juga: “11 Istilah Penting yang Sering Digunakan di Tempat Fitnes, Pemula Wajib Tahu!

 

Ketiga teknik diatas bisa Anda masukan kedalam program latihan. Jadi, bukan tidak mungkin Anda tidak bisa mengerjakan latihan tingkat lanjut walaupun masih pemula, rasa penasaran pun jadi hilang. Namun, yang paling penting bukan itu, yang paling penting adalah Anda mampu berlatih secara kontinyu.

CategoryWorkout
Logo_footer   
     © 2016 Suplemenstore.com by Authority

Copyright @ Suplemenstore.com             

Select Your Location: